RSS

Element-Element Pada Bahasa Pemprograman Lanjut


Element Bahasa Pemrograman Lanjutan.
1. Identifier (Pengenal)
2. Keyword (Reserve)
3. Operator
4. Komentar


1. Identifier
Identifier merupakan kumpulan karakter yang digunakan sebagai penanda
untuk nama variable, nama tipe data, fungsi, prosedur, dan sebagainya.

2. Keyword
Keywords atau Reserved words merupakan kata-kata yang telah
ada/didefinisikan oleh bahasa pemrograman yang bersangkutan. Kata-kata
tersebut telah memiliki definisi yang sudah tetap dan tidak dapat diubah.
Karena telah memiliki definisi tertentu, maka kata-kata ini tidak dapat
digunakan sebagai identifier.

3. Operator
Operator digunakan untuk menyatakan suatu perhitungan/operasi. Operator yang
digunakan untuk operasi yang melibatkan satu operand disebut unary operator.
Jika melibatkan dua operand maka disebut binary operator, dan jika melibatkan
tiga operand, operator tersebut disebut ternary operator.
Di dalam suatu operasi dapat terdapat banyak operator. Urutan eksekusi dari
operator-operator disebut juga operator precedence. Precedence yang lebih
rendah akan dieksekusi belakangan,
misalnya:
A = 10 + 5 * 2
Karena precedence operator * lebih tinggi daripada operator + maka nilai A adalah
20, diperoleh dari perkalian 5 dan 2, kemudian dijumlahkan dengan 10. Untuk
mendahulukan eksekusi precedence
yang lebih rendah dapat digunakan tanda ( dan ) sebagai contoh:
A = (10 + 5) * 2
Variable A akan memiliki nilai 30, diperoleh dari penjumlahan 10 dan 5, kemudian
dikalikan 2.

3.1 Operator Aritmatika
adalah simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan
sesuatu operasi atau manipulasi, seprti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.
a. Unary, yaitu hanya melibatkan sebuah operand pada suatu ekspresi aritamatika.
Contoh :  – 7
b. Binary, yaitu melibatkan dua buah operand pada suatu ekspresi aritmatika.
Contoh : 13 + 5
c. Ternary, yaitu melibatkan tiga buah operand pada suatu operasi aritmatika.
Contoh  : (8 + 4) * 7 – 5.
Operator Aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah :
Operasi pada Java
Operator
Contoh Ekspresi
Perkalian
*
4*5
Pembagian
/
7/2
Sisa Pembagian
%
8%3
Penjumlahan
+
2+9
Pengurangan
-
9-2


3.2 Operator Penugasan
Operator ini digunakan untuk memberi nilai suatu identifier.
seperti :
Operasi
Operator
Contoh Ekspresi
Penggunaan
Perkalian
*=
A = A * 5
A *= 5
Pembagian
/=
A = A / 5
A /= 5
Sisa Pembagian
%=
A = A % 2
A %= 2
Penjumlahan
+=
A = A + 1
A+= 1
Pengurangan
-=
A = A – 4
A – = 4

3.3 Operator Decrement dan Increment
Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Java menyediakan operator penambah dan
pengurang, yaitu digunakan untuk menambah satu dan mengurang satu dari nilai pada dirinya
sendiri. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat
digunakan operator penambah dan pengurang.
Sebagai contoh, terdapat ungkapan aritmatika seperti dibawah ini :
A = A + 1 atau  A = A – 1;   maka bentuk ekspresi tersebut bisa disederhanakan menjadi A += 1
atau A -= 1;  hal ini masih dapat disederhanakan menjadi  A ++ atau A– –.
Notasi “ ++ “ atau “– – “ dapat diletakan didepan atau di belakang variabel. Bentuk penulisannya
seperti dibawah ini :
A ++  atau  ++A dan A– – atau – –A
Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda. Perbedaan penulisan tersebut,
yaitu :
a. Jika diletakan didepan variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan
sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini, sehingga nilai variabel tadi
akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan
b. Jika diletakan dibelakang variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan
dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini
ditemukan.

3.4 Operator Perbandingan
Operator Pembanding (Comparasion) digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil
perbandingan operator ini menghasilkan nilai Boolean yaitu True atau False.
Operator
Keterangan
==
Sama Dengan ( bukan pemberi nilai )
!=
Tidak Sama dengan
Lebih  Dari
Kurang Dari
>=
Lebih Dari sama dengan
<=
Kurang Dari sama dengan

3.5 Operator Logika
Operator Relasi digunakan untuk menghubungkan dua buah operasi relasi menjadi sebuah
ungkapan kondisi. Hasil dari operator logika ini menghasilkan nilai boolean True atau False.
Operator
Keterangan
&& Operator Logika AND
|| Operator Logika OR
! Operator Logika NOT

3.6 Operator Bitwise
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit. Pemrograman Java
menyedikan enam buah operator bitwise.
Operator
Keterangan
~ Bitwise NOT
<< Bitwise Shift Left
>> Bitwise Shift Right
& Bitwise AND
^ Bitwise XOR
| Bitwise OR

4. Komentar
Merupakan suatu pesan yang tidak termasuk sebagai syntax program.
komentar biasa disisipkan untuk menjelaskan program.
//  komentar dalam satu baris

/* komentar lebih dari satu baris
*/

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright 2009 Ilmu Komputer. All rights reserved.
Sponsored by: Website Templates | Premium Wordpress Themes | consumer products. Distributed by: blogger template.
Bloggerized by Miss Dothy